Selasa, 11 Mei 2010

Bakpau A Satu di MOI Kelapa Gading.

Hello...wah sudah lama ngga nulis-nulis di blog weekend kuliner nih. Ok langsung aja deh ada tempat yang dikunjungi buat ganjel perut :)



Nah sekarang adalah bakpau di MOI (Mall of Indonesia), sebetulnya hanya salah satu cabang dari bakpau A Satu. Karena dekat dengan distro teman yang dikunjungi, maka bakpau ini jadi semacam cemilan favorit buat gue dan teman-teman.

Bakpaunya sendiri bermacam-macam, baik yang halal atau pun yang non halal. Tapi bicara yang halal saja deh. Rata-rata harga satu bakpaunya sekitar Rp8,000, jadi ngga terlalu mahal dan dihidangkan panas-panas.

Yang gue cobain adalah rasa ayam, coklat, ikan tuna. Untuk rasa yang ayam, bener-bener mantap, ayam dengan bumbu agak manis. Kalau rasa coklat seperti kita kecil dulu sering makan roti dengan susu bendera coklat, setelah dipanasin di oven, langsung makan, maka coklatnya seperti lumer setelah digigit. Nah yang terakhir ini ikan tuna, rasanya seperti kalau kita makan panada, persis sekali. Hanya yang membedakan adalah kulit luarnya saja, serasa makan panada tetapi luarnya empuk.



Kalau ke daerah Kelapa Gading dan ke MOI, silakan cobain bakpau A Satu, persis di depan Carrefour MOI. Yang pasti, bakpau ini dihidangkan panas-panas...fresh from the oven :)

Selamat mencoba!!!

Kamis, 28 Januari 2010

Mixed in January 2010

Nah untuk Januari 2010 kayanya dijadiin satu aja, karena icip-icipnya sudah tidak bisa pakai nasi lagi, jadi langsung ke lauk pauknya...hehehehe

Icip-icip pertama adalah Soto Ceker SBY di tempat jajanan di daerah Sabang, yang bukanya sore menjelang malam.
Pertama kepikir namanya SBY, wah kaya nama Presiden RI aja...hehehehe...mungkin asli Suroboyo orang nya. Karena tidak makan nasi mulai pertengahan Desember 2009, maka nyobainnya Soto tanpa nasi. Soto Ceker ini benar-benar isinya hanya kuah dan ceker ayam saja. Cekernya terdiri dari 4 sampai 5 ceker. Nah untuk kuahnya nih, menurut gue seger banget. Kuah sotonya agak sedikit berminyak, mungkin karena kaldu cekernya kali yah dan ditambah lagi gorengan bawang putih. Rasanya benar-benar seger banget, tinggal ditambah sambel, kecap dan jeruk nipis jadilah perpaduan soto ceker yang enak. Sayangnya cekernya ngga dipresto, kalau dipresto bisa jadi ngga bersisa nih soto..hehehe...



Overall, untuk soto ceker dan segelas jus belimbing, totalnya adalah Rp15,000. Mungkin kalau ditambah nasi, sekitar Rp3,000 sepiring. Sangat terjangkau untuk makan malam yang seger.

Icip-icip kedua masih di daerah Sabang juga, tapi agak ke pojok deket Sarinah. Rencana mau beli tiket Kings of Convenience di Aksara Plaza Indonesia, eh ternyata belum dijual. Perut udah mulai laper nih, males makan di Plaza Indonesia, akhirnya meluncurlah bareng Ardi Smith ke Sabang. Rekomendasi hari ini adalah Sate Pak Heri yang dipojokan lampu merah deket kantor Polisi dan Abuba Sabang.

Pesenlah satu mangkuk soto ayam (tanpa nasi) dan sepuluh porsi sate ayam dicampur kulit. Seperti biasa isi soto selain daging ayam, bihun, potongan tomat dan daun bawang, nah soto Pak Heri ini ditambah taburan koya. Rasa kuahnya benar-benar seger plus gurih dengan taburan koya ini. Kalau misalkan koya-nya ditaruh di meja, mungkin bisa nambah nih...hehehehe....Kedua untuk sate-nya, kulitnya benar-benar dipanggang dengan baik jadi rasanya benar-benar enak, walaupun kulit memang makanan paling enak (ya iyalahhh).



Untuk satu porsi soto ayam tanpa nasi Rp11,000 sedangkan satu porsi sate (isi 10 tusuk) dihargai Rp13,000. Tambahan aqua botol satu, jadinya total sekitar Rp27,000 untuk makan siang di hari minggu. Persiapan sebelum RockBand!!!

Icip-icip ketiga yaitu mengarah ke bakmi-bakmian. Lokasinya di daerah Grogol, di Jalan Muwardi, deket terminal Grogol. Namanya Bakmi Ayam Acing.



Gue sama temen gue Indan, pesen paket jumbo. Gue berpikir ayamnya dijadikan satu dengan bakmi-nya. Ternyata eh ternyata dihidangkan terpisah, bakminya sendiri dengan porsi yang jumbo dan ayamnya ditaruh dikuah terpisah dengan sayuran. Edian nih...ngalah-ngalahin mie ayam Alok yang sering gue makan...hehehehe...Nah yang udah pernah makan mie ayam Alok, mie-nya juga mirip-mirip dengan Alok, agak kenyal tetapi gurih. Untuk ayamnya bisa pilih dada atau paha, jadi nanti dipotong-potong dan dimasukkan ke kuahnya bersamaan dengan sayur. Kuahnya juga benar-benar gurih karena kaldu ayamnya yang mantep punya.



Untuk porsi jumbo kalau tidak salah dihargai Rp27,000, ditambah dengan satu teh botol yah sekitar Rp30,000. Untuk yang doyan mie dengan porsi jumbo, pilihan mie ayam Acing di Jalan Muwardi Grogol bisa sebagai alternatif.

So buat pecinta makanan...silakan dicoba, mudah-mudahan referensi ini mengenyangkan anda. Salam Kuliner!!!

Senin, 28 Desember 2009

Kuliner di daerah Bogor

Bogor dikenal sebagai Kota Hujan, tetapi juga dikenal dengan berbagai macam jenis makanan dan jajanan yang bisa mengenyangkan perut. Lanjutan dari libur panjang di Indonesia, pas Natalan, setelah menghadiri resepsi Indra dan Astrid, akhirnya gue, Ardi&Maya serta Bowo, melancong ke dua tempat untuk mencoba tiga jenis jajanan yang ada di Bogor ini.

Lasagna Gulung dan Macaroni Panggang



Pemberhentian pertama adalah di Jl. Salak 24, tempat dimana Lasagna Gulung dan Macaroni Panggang itu berada. Letak dua jenis jajanan ini berdekatan karena masih satu grup kata staff di sana.

Gue sendiri memesan Lasagna Gulung Beef dan Tuna serta Macaroni Panggang ukuran medium untuk dibawa pulang.
Lasagna Gulung isi Tuna rasanya enak, dibungkus dengan kulit pasta, isinya adalah daging tuna cincang, plus ditambah saus tomat untuk pasta, ditambah jagung manis di dalamnya. Ukuran Lasagna ini cukup untuk 2-3 orang.
Sedangkan untuk Lasagna Gulung Beef isinya selain daging sapi (smoke beef) sendiri, ditambahkan sayuran, keju, telur dan mayonaise.



Lalu Macaroni Panggangnya nih. Rasanya sama seperti macaroni yang lainnya, isinya ya pasti macaroni itu sendiri, ditambahkan juga daging sapi cincang dan juga potongan bawang bombay. Di atasnya ditambahkan taburan keju, jadi pada saat dipanggang, keju menjadi kering dan terlihat kecoklatan di atas macaroninya. Jangan lupa dihidangkannya dengan saos sambal agar rasa lebih mantap.



Untuk harga Lasagna Gulung Beef Rp58,000, sedangkan yang Tuna Rp54,000. Harga Macaroni Panggang yang ukuran medium adalah Rp45,000. Bila dibawa pulang, mereka menyediakan sajian yang masih hangat dan dibungkus dengan kotak karton yang ada celah udaranya.

Apple Pie



Nah setelah memesan untuk dibawa pulang Lasagna Gulung dan Macaroni Panggang, kita lalu menuju ke Apple Pie yang tidak jauh dari Jl. Salak no. 24 itu. Tempatnya masih di perumahan, hanya disulap jadi tempat makan.

Yang ini tidak dibawa pulang, makan di sana, karena pengen coba..hehehehe...
Pesanannya adalah apple pie yang ukuran kecil, ditambah es krim vanila dengan saus coklat, ditaburi kacang mete dan ditambah sedikit rum. Ternyata pas datang, ukurannya tidak sekecil yang gue bayangkan, lumayan kenyang juga lihat porsi yang datang. Rasa apple pie sendiri enak, cukup lembut, tetapi yang anehnya rasa selainya seperti rasa nanas, jadi beda sama apple pie yang ada. Apa mungkin divariasikan seperti ini yah rasanya? Tapi ngga masalah, rasa enak, cukup lembut pie-nya dan ditambah es krim vanila plus rum, rasanya benar-benar mantap di lidah dan kenyang di perut...hehehehehe....



Untuk harga paket apple pie dengan es krim dan rum adalah Rp23,000 plus ditambah lemon tea sekitar Rp9,000an kalau ngga salah. Jadi untuk hidangan penutup sebelum kembali ke Jakarta, apple pie ini cukup mewakili desert dari Bogor.

So, kalau ke Bogor, silakan mencoba jajanan di atas, walaupun masih banyak lagi jajanan yang ada di kota Bogor ini.

Sampai jumpa di kuliner berikutnya!!!

Soto Mie di sekitaran Suwiryo Menteng



Libur panjang pas banget untuk melirik jajanan yang ada di Jakarta. Salah satunya soto mie, pas banget dengan perut yang belum diisi sarapan di pagi hari. Pagi-pagi jalan sama Smith mau nengokin Binsar dan Mba Cepi yang baru punya momongan kedua, yaitu Christoper Panggabean, akhirnya mampir deh di daerah Suwiryo, deket Cendana arah Menteng, sebuah warung soto mie.

Soto mie seperti kalau kita beli di abang-abang yang pakai gerobak, ini juga pakai gerobak, hanya gerobaknya yang diparkir di rumah, kita yang samperin penjualnya...hehehehe...
Soto mie sama seperti yang ada, dengan mie, ada tomat dan kol, ditambah gorengan seperti risol yang dipotong-potong plus daging. Yang membedakan soto mie di daerah Suwiryo ini, penjualnya tidak menggunakan kikil seperti umumnya, hanya daging saja. Jadi yang ngga doyan kikil atau pantang makan kikil, soto mie ini pas sekali. Kuahnya pun segar, tambah satu atau dua sendok sambal plus kecap, rasanya benar-benar mantap untuk sarapan di pagi hari.



Satu mangkuk soto mie dan juga teh botol dihargai Rp15,000. Jadi lumayan terjangkau untuk sarapan di pagi hari, di sekitaran Suwiryo-Cendana-Menteng.

Selamat mencoba!!!

Selasa, 15 Desember 2009

PECEL MADIUN dan SATE PONOROGO RM HADIR



Lagi di daerah Rasuna Said Kuningan, eh lagi pengen sate ayam. Lalu lanjut ke daerah Masjid Sunda Kelapa untuk cari sate ayam, ternyata orang-orang yang berjualan sudah ngga ada alias “dibersihkan” alias tidak bisa berjualan di sana lagi. Akhirnya tanya-tanya teman, coba ke Gondangdia, ada sate ponorogo sebelah Mie Ayam Gondangdia. Karena perut lapar, akhirnya kesana buat mengisi perut yang bener-bener lapar!!!

Nama tempat makannya adalah RM Hadir, persis sebelahnya Mie Ayam Gondangdia. Di kartu namanya tertulis pecel Madiun, rawon dan sate Ponorogo. Akhirnya pesan pecel dan satu porsi sate ayam plus es teh manis.

Makanan yang dipesan pun tiba di meja. Pecel dihidangkan dengan peyek kacang dan di atas bumbu pecelnya ditaburi potongan kecil timun dan daun kemangi. Untuk sate ayamnya dihidangkan dengan potongan bawang merah dan juga sambal. Rasa pecel Madiun-nya enak, bumbunya juga lumayan lembut, dengan peyek kacang, rasanya benar-benar pas untuk satu porsi pecel Madiun ini. Sedangkan sate ayamnya, rasanya cukup manis di dagingnya dan bumbu kacangnya benar-benar lembut, sepertinya bumbu kacangnya mungkin pakai kacang mete..hehehe... Overall untuk makan siang lumayan kenyang dan benar-benar pas.



Satu porsi pecel Madiun dihargai Rp15,000, sedangkan satu porsi sate ayam (10 tusuk sate) harganya Rp20,000. Lumayan mahal juga, tetapi kalau dilihat dari bumbunya, mungkin harga tersebut agak berimbang..hehehe...

Ok. Selamat mencoba!!!

Kamis, 26 November 2009

Gudeg Adem Ayem....yang kangen Gudeg Jogja



Tanggal 13 November 2009, karena muacetnya Jakarta pas pulang kantor, hujan juga dan juga ngga kuat kaki ini nginjek kopling terus, akhirnya beristirahat sekaligus mengisi perut dengan makan malam.

Akhirnya pitstop lah di Gudeg Adem Ayem di Jl. AM Sangaji dekat Cideng. Kemudian pesan satu porsi nasi gudeg komplit (tapi ngga pakai telor, karena ngga doyan...hehehe) ditambah satu potong ayam opor.
Gudegnya agak berbeda dengan yang model Yu Djum di Jogja, untuk sayur nangkanya ngga terlalu basah tetapi juga ngga terlalu kering. Sambel kreceknya ini yang mantep punya, rasanya puedes banget. Ditambah dengan ayam opor yang cukup besar plus sambel khas Adem Ayem, rasa gudeg benar-benar enak dan mungkin yang kangen dengan gudeg di Jogja, bisa terobati dengan Gudeg Adem Ayem ini.

Untuk satu porsi gudeg komplit dan satu potong dada ayam opor adalah Rp27,500 ditambah dengan satu teh manis hangat seharga Rp2,000, jadilah makan malam yang enak dan kenyang. Harga dan rasa cocoklah untuk lidah dan dompet ini...hehehe...

So silakan mencoba gudeg Adem Ayem ini, ada dua tempat di AM. Sangaji dan juga di Percetakan Negara.

Kamis, 22 Oktober 2009

Mie Gondangdia


Lagi-lagi kayanya bulan Oktober ini diisi dengan per-mie-an..hehehehe...
Karena lapar dari rumah Ardismith, rencana ke Berca Cikini beli sepatu, diselingi oleh Mie Gondangdia. Akhirnya gue, ArdiSmith dan SteveCroc berhenti dulu untuk makan siang.

Siang itu, Mie Gondangdia terlihat ramai dikunjungi orang (ya iya lah...khan pas makan siang). Tempatnya di dekat Cikini, nyaris dibawahnya jalur kereta api yang ke Gambir, hanya agak ke kanan sedikit. Tempatnya dibagi jadi 2, AC dan Non AC (tapi tetap harganya sama kok..hehehe)

Akhirnya kita bertiga memesan 2 mie ayam dengan pangsit goreng serta mie ayam dengan pangsit rebus. Rasa mie-nya cukup enak, kalau sudah mencoba model mie seperti Mie Alok, mungkin bisa membayangkannya, hanya ini mie-nya agak sedikit kecil. Mie ayam diisi seperti biasa, sayur dan cincang daging ayam yang dicampur dengan jamur. Untuk pangsit goreng dan pangsit rebus, ukurannya lumayan untuk satu porsi. Minum cukuplah es teh saja, yang penting rasa dari mie ayam-nya cukup enak dan puas lah makan siang hari itu. Eh satu lagi ketinggalan, kuahnya cukup enak juga, tinggal ditambahkan kecap asin, rasa kaldu dan asin cukup membantu menyegarkan rasa mie ayam ini.



Harga?? So far masih terjangkau, untuk mie ayam plus pangsit goreng/rebus adalah sebesar Rp18,000 dan ditambah es teh Rp2,000. So untuk makan siang yang enak dan cukup, Rp20,000 sudah didapat di Mie Gondangdia ini.

So, pencinta mie, ada satu lagi yang harus di coba, Mie Gondangdia, di daerah Cikini. Selamat mencoba!!!